Janji bagai petir yang datang tanpa kompromi, jika mnagihnya. Karenanya janganlah mudah berjanji. Apalagi janji yang setinggi langit, segera kan mukswa ( hilang ) bersama mega. Jadi apa yang mesti kita pahami?
Niat, niat yang tulus merupakan janji yang akan dengan mudah dilakukan atau ditepati. Kenapa? tanyakan mata hatimu! orang jogja bilang DAGADU... . "Mata hati akan mengaih janjimu yang telah kau ucapkan!" kata Semar. "Bagimana kamu akan membangu dunia ini, jika hanya janji dan janji.... akan tetapi, susunlah niatmu dalam sebuah kasanah budaya yang netral, tanpa tunggangan apapun, dan kemudian, lakukan seperti apa yang kamu niatkan. Jadi niat lebih mulia daripada janji yang miring dan tak dapat dipertanggungjawabkan." demikian nasehat Ki Lura Semar. Setuju ? Tanyakan mata hatimu !
Jangan mrancang niat yang jahat, karena sebelum dirancang sudah jahat, apalah hasilnya? Tentu biang kejahatan......... .
